Efektivitas Berbagai Konsentrasi Infusa Daun Salam (Eugenia polyantha Wight) terhadap Daya Antibakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro

Main Article Content

Dewi Apriani Nur Amaliawati Eni Kurniati

Abstract

Staphylococcus aureus is one of the acne-causing bacterias. Chemical compound in the Bay leaves are well-known as an antibacterial agent to inhibit the growth of Staphylococcus aureus.

This study aimed to determine the influence of various Bay leaf (Eugenia polyantha Wight) infusing concentration toward the inhibition of Staphylococcus aureus growth.

This research is experimental study with post-test and control group design. The sensitivity test methods toward Staphylococcus aureus were divided into five groups of bay leaf infusing concentration of 60%, 70%, 80%, 90%, and 100%. This method are used in 6 times to obtained 30 datas. Then, the datas were analyzed descriptively and analytically by ANOVA using SPSS 16.0 for Windows.

The infusion of Bay leaves had inhibition activity against Staphylococcus aureus growth based on ANOVA test which showed a significance value 0.000 <0.05.

There was a proof that the infusion of Bay leave have an effect to inhibit the growth of Staphylococcus aureus.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Apriani, D., Amaliawati, N., & Kurniati, E. (2014). Efektivitas Berbagai Konsentrasi Infusa Daun Salam (Eugenia polyantha Wight) terhadap Daya Antibakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal Teknologi Laboratorium, 3(1), 18-24. Retrieved from https://teknolabjournal.com/index.php/Jtl/article/view/54
Section
Bacteriology

References

1. Brook, G.F., Butel, J.S., dan Morse, S.A. 2005. Mikrobiologi kedokteran. Jakarta: Salemba Medika.
2. Mardisiswojo, Sudarman dan Harsono Rajakmangun Sudarso. 1987. Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang. Jakarta: Balai Pustaka.
3. Efendi, Z.. 2003. Peranan Kulit Dalam Mengatasi Terjadinya Akne Vulgaris.Diunduh dari library.usu.ac.id/fk/histologi-zukesti3.pdf tanggal 2 Desember 2013.
4. Andy, 2009. Pengetahuan Dan Sifat Remaja SMA Santo Thomas 1 Medan Terhadap Jerawat. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Diunduh dari repository.usu.ac.id/1/09E02906.pdf tanggal 29 Oktober 2013.
5. Wasitaatmadja, Sjarif M. 1997. Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia Press.
6. Gupte, S.. 1990, Mikrobiologi Dasar. Jakarta: Binarupa Aksara.
7. Jawetz., Melnick., dan Adelberg’s. 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Jilid 1. Jakarta: Salemba Medika.
8. Bibiana, W. Lay. 1994. Analisis Mikroba di Laboratorium. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
9. FKUI. 1994. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Binarupa Aksara.
10. Putri, Z.F . 2010. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.) terhadap Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus multiresisten. Skripsi. Surakarta: Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah. Diunduh tanggal 1 Desember 2013.
11. Cornner, D. E. dan Beuchat, L. R. 1984. Efek Minyak Nabati dari Tumbuhan yang Terinfeksi Bakteri Fermentasi. Diunduh dari jurnal Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanta) dan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) pada tanggal 10 November 2013.
12. Dalimartha, S. 2005. Tanaman obat di lingkungan sekitar. Jakarta: Puspa Swara.
13. Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Edisi ke – 6. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
14. Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
15. Pelczar, M.J., dan Chan, E.C.S. 2005. Dasar-dasar Mikrobiologi (Terjemahan) Jilid 2. Jakarta: EGC.
16. Prajitno, Arief. 2007. Uji Sensitifitas Flavonoid Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) Sebagai Bioaktif Alami Terhadap Bakteri Vibrio Harveyi. Skripsi. Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya. Di unduh tanggal 2 Juli 2014.
17. Ajizah, Aulia; Thihana; Mirhanuddin. 2007. Potensi Ekstrak Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Skripsi. Di unduh dari http://bioscientiae.unlam.ac.id/v4n1/v4n1_ajizah.pdf tanggal 2 Juli 2014.
18. Soemarno. 2000. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Klinik. Yogyakarta: Akademi Analis Kesehatan.